Cara Ternak Bebek Kering yang Bisa Dilakukan Oleh Pemula

Saat ini beternak bebek bisa menjadi ide bisnis yang cukup menguntungkan. Hasilnya yang cukup besar menjadi magnet tersendiri bagi orang-orang untuk menggelutinya. Ada beberapa cara ternak bebek kering bagi pemula agar mendapatkan hasil yang maksimal.

Beternak bebek tidak hanya dilakukan di desa saja. Saat ini di kota-kota sudah banyak orang yang mengembangkannya. Hal ini menandakan bahwa beternak bebek cukup banyak digemari.

cara ternak bebek kering

1. Memilih Lokasi Kandang yang Tepat

Dalam menentukan lokasi kandang, ada baiknya jauh dari pemukiman penduduk agar bau dari kotoran bebek tidak mengganggu orang sekitar. Kemudian pastikan juga lokasi kandang tersebut terhindar dari suara bising. Pemilihan lokasi yang tepat akan membuat produktivitas telur bebek menjadi meningkat.

2. Menjaga Kebutuhan Makanan

Dalam beternak bebek, kebutuhan akan pakan sangat menentukan sekali. Pakan yang bergizi akan membuat bebek menjadi lebih sehat dan terhindar dari penyakit. Hal ini tentu akan menambah hasil yang didapatkan.

Usahakan dalam memberikan makanan menyesuaikan jadwal yang telah dibuat. Kemudian pilihlah pakan bergizi yang mengandung protein tinggi. Namun, apabila usia bebek telah mencapai 2 bulan maka pakan bisa diganti dengan dedak.

3. Membuat Kandang yang Sesuai

Salah satu cara ternak bebek kering agar mendapatkan hasil yang besar adalah dengan membuat kandang yang tepat. Terdapat tiga jenis kandang yang umum digunakan untuk beternak bebek yaitu kandang panggung, litter dan sistem baterai. Kandang panggung memiliki bentuk seperti panggung dengan letaknya berada di atas tanah.

Hal ini bertujuan agar bebek terhindar dari penyakit. Selain itu juga membuat suhu bebek tetap kering. Kandang litter cenderung lebih sederhana karena hanya dipasang pagar besi saja. Untuk harganya pun lebih murah dari kandang lainnya. Sedangkan kandang baterai didesain bertingkat dengan kemiringan 30 derajat. Hal ini bertujuan agar telur bisa langsung menggelinding ke tempatnya.

Suhu di dalam kandang juga harus diperhatikan, idealnya berkisar antara 35-45 derajat celcius. Selain itu juga usahakan terdapat tempat makan dan minum yang bersih dan sirkulasi udara yang cukup pada kandang tersebut.

4. Memilih Bibit Unggul

Memilih bibit unggul juga tidak kalah penting dari cara di atas. Bibit yang unggul tentu akan menghasilkan produktivitas yang besar. Untuk itu ada tips dalam memilih bibit bebek yang unggul.

Pertama perhatikan berat bibit tersebut. Bebek yang sehat memiliki berat sekitar 38-40 gram. Kedua pilihlah bibit yang tidak terkena cacat. Ketiga pilihlah bebek yang bergerak lincah dengan fisik dan paruh yang baik. Biasanya umur bibit bebek itu berkisar 1-10 hari. Bibit bebek ini bisa disebut dengan DOD (Day Old Duck).

5. Merawat Bebek

Merawat bebek bertujuan agar bebek terhindar dari penyakit. Dalam merawat bebek usahakan kandang tetap bersih dan juga memberikan vitamin yang cukup. Selain itu juga bisa memisahkan bebek yang berpostur besar dan kecil. Hal ini bertujuan untuk menghindari bebek yang terkena penyakit agar tidak menjangkiti bebek lainnya.

6. Melakukan Panen

Masa panen merupakan masa yang paling ditunggu-tunggu bagi para peternak. Bebek biasanya bisa menghasilkan telur saat berusia 6 bulan. Produktivitas yang dihasilkan tergantung dari perawatan yang dilakukan. Telur yang dihasilkan sebaiknya tidak disimpan terlalu lama. Telur tersebut bisa langsung dijual di pasar atau warung-warung.

Berikut tadi panduan cara ternak bebek kering yang bisa dilakukan oleh pemula. Dengan menerapkan cara-cara di atas setidaknya berpeluang untuk mendapatkan hasil dan keuntungan yang besar.

Tinggalkan komentar

error: Content is protected !!