5 Hal yang Perlu Diperhatikan Saat Budidaya Ayam BK

Belajar Ternak – Budidaya Ayam bk atau yang sering disebut dengan ayam bangkok mungkin dapat menghasilkan peluang usaha yang menggiurkan. Melihat komoditas permintaan pasar yang besar, karena banyaknya pecinta jenis ayam aduan ini. Budidaya ayam bk ini juga terbilang cukup mudah. Terdapat beberapa hal yang bisa dilakukan supaya sukses menggeluti budidaya ayam jenis tersebut.

Ayam bk atau bangkok berasal dari Thailand. Pada umumnya, ayam jenis ini sering ditarungkan satu sama lainnya. Karakternya yang kuat dan suka bertarung menjadi alasan mengapa ayam ini kerap dijadikan hewan aduan. Berikut hal yang bisa diperhatikan saat budidaya untuk ayam bk agar tepat, yaitu:

Yang Perlu Diperhatikan Saat Budidaya Ayam BK

budidaya ayam bk

1. Memilih Indukan Berkualitas

Supaya dapat meraih keberhasilan dalam menggeluti budidaya ayam bk, pertama yang musti dilakukan ialah memilih indukan yang berkualitas. Mulai indukan pilihan tersebut kemungkinan besar akan didapatkan keturunan yang unggul. Memang perlu kejelian dalam melakukan pemilihan indukan ini.

Karakter yang umumnya diamati ialah bentuk kepala. Pada ayam bk jantan dengan bentuk kepala seperti buah pinang dinilai lebih unggul, sedangkan pada ayam bk betina pilih yang berbentuk seperti kepala ular. Selain itu, perlu juga mempertimbangkan keaktifannya, gerakan yang lincah, serta tidak ada kecacatan tubuh.

2. Penyediaan Kandang

Selain kualitas indukan, kondisi kandang juga turut berperan dalam menentukan keberhasilan budidaya ayam bk. Ada bermacam-macam jenis kandang untuk memelihara jenis ayam ini. Mulai dari kandang umbaranĀ  satuan, kandang postal, dan kandang tidur.

Ketiga jenis kandang tersebut sama-sama baik, asalkan tetap dijaga kebersihannya. Meski dianggap sepele, namun upaya ini sangat berpengaruh pada pertumbuhan dan perkembangan ayam. Tidak lupa pula untuk membuat sirkulasi udara dan sinar matahari yang tepat.

3. Beri Makanan

Memberi makan ayam bk juga harus memperhatikan gizi dan proteinnya. Jika perlu, bisa menambahkan suplemen makanan tambahan. Pemberian suplemen makanan tambahan ini bertujuan untuk membantu pertumbuhan tulang.

Mengapa pertumbuhan tulang perlu diperhatikan dengan baik? Sebab, ayam bk banyak disukai karena ketangguhannya dalam bertarung. Tentu saja, hal ini berkaitan dengan kekuatan tulang. Ayam bk yang memiliki tulang kuat diharapkan dapat kokoh selama pertarungan.

4. Mencabut Bulu-bulu yang Terlalu Lebat

Agar pertumbuhan dan perkembangan ayam berjalan dengan baik, perlu dilakukan pencabutan bulu. Keberadaan bulu yang lebat, justru akan menghambat pertumbuhan dan perkembangannya, sebab nutrisi yang seharusnya dibutuhkan untuk tumbuh malah diserap bulu-bulu tersebut. Setidaknya, pencabutan dilakukan sejak ayam berumur 3 minggu.

Teknik pencabutan dilakukan pada bagian sayap atau ekor. Pada saat bulu-bulu pada bagian punggung dan leher sudah mulai rontok, bulu pada bagian tersebut juga harus dicabut. Biasanya hal itu akan terjadi pada saat ayam berumur 2 bulan.

5. Perawatan Intensif

Melakukan perawatan intensif berguna untuk menunjang percepatan tumbuh dan kembang ayam bk. Perawatan intensif bisa dimulai dari diberikan kandang khusus sejak menetas hingga usia enam bulan. Bisa juga dengan menempatkan pada kandang tersebut sampai bulu dan leher mulai nampak.

Hal itu, juga bertujuan supaya nutrisi pada tubuh ayam tidak hanya hilang begitu saja. Terlebih di saat ayam sudah mulai banyak bergerak. Namun, hal tersebut bisa diatasi dengan hanya memberikan ruang bergerak selama 30 menit saja jika ruangan penetasan terlalu sempit.

Demikianlah, 5 hal yang dapat dilakukan ketika ingin menggeluti budidaya ayam bk. Dimulai dari pemilihan indukan yang berkualitas baik, tentu akan menelurkan generasi yang unggul pula. Dengan begitu, usaha yang digeluti akan semakin mudah berkembang.

Tinggalkan komentar

error: Content is protected !!