Budidaya Cacing Merah, Untung Melimpah!

Belajar Ternak – Sebagian orang mungkin merasa jijik jika melihat ataupun memegang cacing merah. Namun ternyata hewan melata satu ini memiliki banyak kegunaan dan dapat mendatangkan peluang bisnis. Melakukan budidaya cacing merah ternyata sangat simple dan irit biaya. Berikut ini beberapa langkah efektif yang dapat dilakukan agar budidaya dapat berhasil:

Budidaya Cacing Merah

Budidaya Cacing Merah

1. Pembuatan Rumah dan Media

Untuk melakukan budidaya cacing merah yang perlu dipersiapkan untuk pertama kali yaitu kandang dan media perkembangbiakan. Pembuatan kandang bisa menggunakan bahan murah seperti bambu atau kayu dan terpal. Kandang tersebut dapat dibuat sesuai selera seperti berbentuk kolam, rak bertingkat dan sejajar. 

Untuk media perkembangbiakan dapat memakai wadah plastik kotak yang nantinya diisi dengan bahan organik. Media tersebut dapat berupa kombinasi dari kotoran ternak, pupuk kompos, dedaunan, atau limbah dapur organik. Media tersebut selain berfungsi sebagai habitat juga berfungsi untuk makanan cacing.

2. Persiapan Bibit

Bagaimana caranya mendapatkan bibit cacing? Bibit cacing dapat didapatkan dengan mudah dengan mencarinya pada tanah maupun tempat-tempat lembab. Cara mudah untuk mendapatkan cacing yang berkualitas agar hasil usaha berhasil yaitu dengan membelinya pada tempat budidaya juga. 

Setelah menabur bibit cacing merah pada media, maka jangan lupa untuk menutup wadah agar tidak terserang hama. Penutupan media atau kandang tersebut juga dimaksudkan agar cacing tidak terpapar langsung sinar matahari. Kulit cacing yang tipis rentan terhadap sinar panas yang menyebabkan kematian. Jika lupa menutup media, tentunya akan berakibat fatal karena cacing akan mati.

3. Pemberian Makan

Perawatan merupakan kunci utama dalam suatu usaha budidaya. Untuk melakukan perawatan terhadap cacing merah sangatlah gampang dan sederhana. Perawatan dapat berupa pemberian makan serta penggantian bahan organik. Pemberian makan dapat disesuaikan dengan jumlah cacing yang disebar. 

Jika menyebar 1 kg pada satu media maka makanan yang diberikan juga sebanyak 1 kg. Pergantian media perkembangbiakan dilakukan jika bahan organik telah tidak sesuai untuk tempat hidup cacing. Untuk pergantian bahan organik dapat dilakukan selama 2 minggu sekali. 

4. Pemisahan Cacing

Perawatan lain yang juga dapat dilakukan yaitu pemisahan anak cacing, cacing dewasa dan kokon. Cacing muda disatukan dengan para cacing muda. Hal tersebut dilakukan agar saat akan siap panen, tidak perlu melakukan pemisahan kembali. 

Pemisahan kokon cacing merah dapat dilakukan dengan mengayaknya. Setelah kokon terkumpul maka pindahkan pada media yang telah lebih lembab. Hal tersebut dilakukan agar cepat menetas dan dapat menjadi anak cacing.

5. Pemanenan 

Pemanenan dilakukan dengan memisahkan cacing merah dengan media perkembangbiakan yang dapat dilakukan dengan mudah. Berikan cahaya pada bagian bawah media agar cacing lebih berada di permukaan media. Setelah itu akan lebih mudah dalam proses pemilihan cacing merah siap jual. Cacing merah dapat dijual dalam bentuk yang masih hidup ataupun yang telah diolah menjadi obat. 

Digunakan sebagai pakan ternak seperti lobster, ikan hias, kura-kura dan hewan lainnya. Kaya akan gizi yang tinggi sehingga membuat ternak menjadi lebih besar. Selain itu cacing merah juga dapat digunakan untuk bahan kosmetik serta obat herbal berbagai penyakit seperti stroke, darah tinggi, tifus dan lainnya.

Telah diketahui beberapa langkah budidaya cacing merah yang dapat dilakukan dengan mudah dan murah. Kerjakan dengan tekun budidaya tersebut karena merupakan salah satu peluang bisnis yang besar. Modal sedikit dengan hasil keuntungan yang melimpah.

Tinggalkan komentar

error: Content is protected !!