Langkah-langkah Budidaya Ikan Gabus Di Drum Paling Mudah

Belajar Ternak – Ikan gabus menjadi salah satu ikan yang banyak dikonsumsi di Indonesia. Karena ikan gabus sendiri enak disantap dan bisa dimasak dengan berbagai cara, banyak yang mencoba untuk budidaya ikan gabus sendiri. Ikan gabus cukup mudah untuk dibudidaya, bahkan bisa di budidaya dalam drum sekalipun. Berikut ini ialah langkah-langkah budidaya ikan gabus di drum paling mudah:

Budidaya Ikan Gabus Di Drum Paling Mudah

budidaya ikan gabus di drum

1. Siapkan Alat dan Bahan

Sebelum memulai proses budidaya ikan, sebaiknya mempersiapkan dulu tempat, alat dan bahan yang diperlukan. Siapkan drum plastik sebagai kolam, benih ikan gabus yang sudah dibeli, pastikan benih ikan berukuran 10-12 cm. 

Siapkan juga makanan ikan gabus, selang sebagai penyalur air, pompa air untuk memindahkan air. Jangan lupakan juga aerator untuk menambah oksigen, jerigen dan jaring halus untuk mengangkut benih.

2. Persiapan Drum sebagai Kolam Ikan

Budidaya ikan gabus di drum tentu saja menggunakan drum sebagai alternatif kolam ikan. Pastikan untuk menggunakan drum yang berbahan plastik, drum berbahan plastik lebih mudah digunakan dan lebih tahan lama. Jangan menggunakan drum besi untuk menghindari terjadinya karat yang bisa mengganggu perkembangan ikan. Ukuran minimal drum adalah diameter 6 cm dengan tinggi 90 cm.

Caranya ialah buat drum menjadi bentuk persegi panjang dengan memotong sisi drum. Lalu siapkan saluran pembuangan dengan menggunakan pipa vertikal setinggi drum. Pastikan lubang saluran pembuangan tertutup agar ikan gabus tidak keluar dari saluran pembuangan. Jika persiapan kolam sudah selesai, letakkan drum di tempat yang terkena paparan sinar matahari.

3. Siapkan Penutup Kolam

Tahap selanjutnya adalah membuat penutup kolam drum. Drum harus diberi penutup agar ikan tetap terjaga dan tidak keluar dari drum. Membuat penutup drum ini bisa menggunakan kawat atau jaring. 

Jika ingin lebih hemat, bisa menggunakan sisi drum yang telah dipotong tadi sebagai penutup. Letakkan sisi drum diatas drum kemudian beri beberapa lubang agar ada sedikit celah bagi ikan.

4. Siapkan Air Kolam

Untungnya memelihara ikan gabus adalah ikan gabus bisa hidup di air apa saja, seperti waduk, air tawar dan sungai. Untuk budidaya bisa menggunakan air sumur dan air ledeng. Sebelum menggunakan air ledeng, endapkan dulu sebentar agar air yang digunakan lebih bersih. Pada tahap ini bisa juga ditambahkan probiotik untuk menjaga kualitas air dan ikan.

5. Penaburan Benih Ikan Gabus

Budidaya ikan gabus sendiri memakan waktu yang cukup lama, karena perkembangbiakan ikan gabus tergolong lambat. Untuk mengatasinya bisa memilih benih ikan gabus yang sudah cukup besar, pilihlah benih dengan ukuran 10-12 cm. Dengan benih sebesar itu, ikan gabus diperkirakan sudah berusia kurang lebih 4 bulan.

Untuk penaburan benih ikan, jangan letakkan benih terlalu banyak dalam 1 drum, hal ini bisa mengganggu pertumbuhan ikan itu sendiri. Pertama-tama coba masukkan 15-20 ekor untuk 1 drum, semakin besar ikan gabus maka harus dipisah agar tidak mengganggu pertumbuhan. Jadi semakin lama, kurangi jumlah ikan dalam 1 drum.

6. Perawatan Ikan Gabus

Langkah selanjutnya adalah perawatan ikan gabus agar ikan gabus tetap terjaga dan sehat. Untuk pemberian makan, ikan gabus harus diberi makan 3-5 kali dalam sehari, karena ikan gabus termasuk ikan yang rakus. Jika telat memberi makan, maka ikan gabus bisa saling memakan satu sama lain. Makanan yang bisa diberikan ialah pakan ikan, cacing, sisa buah dan sayur.

Pastikan juga untuk rajin menjaga kebersihan kolam ikan. Rutinlah mengganti air kolam sebanyak seminggu sekali. Karena jika air kolam kotor maka ikan juga akan terganggu dan tidak akan nafsu makan. Jika ikan sudah mulai kurang nafsu makan, segera ganti air kolam. Jika perawatan ikan sudah benar, maka 5-7 bulan kemudian ikan sudah bisa dipanen.

Itulah cara budidaya ikan gabus di drum. Jika perawatan dan perkembangbiakan ikan sudah benar dan tepat tentu akan menghasilkan ikan gabus yang berkualitas dan bisa dijual kembali. Untuk melakukan budidaya ikan, tentunya butuh kesabaran dan ketekunan saat melakukan perawatan ikan tersebut.

Tinggalkan komentar

error: Content is protected !!