5 Cara Ternak Lebah Madu Di Pekarangan Rumah

Belajar Ternak – Madu adalah salah satu jenis komoditi yang sangat dibutuhkan dalam industri makanan dan obat-obatan. Semakin bagus kualitas madunya, maka semakin mahal pula harganya. Kini, semua orang bisa menghasilkan madu melalui peternakan lebah madu sederhana. Peternakan lebah ini bisa menjadi sumber pemasukan. Dan berikut ini adalah 5 cara ternak lebah madu di pekarangan rumah:

Cara Ternak Lebah Madu Di Pekarangan Rumah

cara ternak lebah madu

1. Persiapkan Lokasi

Langkah pertama yang harus dilakukan dalam proses ternak lebah madu adalah mempersiapkan lokasi untuk tempat peternakan. Lebah membutuhkan beberapa hal agar bisa berkembang biak dengan baik. Pertama adalah sinar matahari dan tempat berteduh. Kedua, lokasi peternakan harus dekat dengan sumber air. Jika memungkinkan, buatlah kolam dengan tempat hinggap di tengahnya.

Ketiga, kondisi angin yang stabil. Ini untuk menjaga air hujan masuk ke dalam sarang ketika terjadi hujan deras. Terakhir, lebah madu membutuhkan tempat pribadi. Jangan letakkan sarang lebah di area yang ramai dan berisik. Jauhkan juga sarang dari area bermain atau jangkauan anak-anak. Bila perlu, beri pagar pembatas yang cukup tinggi.

2. Buat Sarang

Beternak lebah tentu saja membutuhkan sarang. Sarang lebah bisa dibangun dari kayu yang tebal agar tidak mudah rusak. Ini mungkin proses yang sedikit rumit bagi orang-orang yang tak akrab dengan pertukangan. Bila ingin mendapatkan sarang yang sudah jadi, maka bisa membeli langsung di peternak lokal atau marketplace online.

Ukuran sarang lebah madu juga bermacam-macam. Ada yang hanya dua frame dan tiga frame. Disarankan untuk menggunakan minimal sembilan frame jika hanya sanggup membeli satu kotak sarang lebah. Jika memiliki modal yang cukup, maka bisa membeli lebih banyak sarang supaya hasil yang diperoleh juga lebih maksimal.

3. Beli Beberapa Perlengkapan Tambahan

Langkah selanjutnya dalam cara ternak lebah madu adalah membeli perlengkapan tambahan. Perlengkapan utama yang tak boleh dilewatkan adalah baju pelindung. Ini berguna untuk melindungi tubuh dari sengatan ketika bersentuhan langsung dengan lebah. Selanjutnya, dibutuhkan juga mesin pengasap yang berfungsi untuk menenangkan koloni lebah yang merasa terganggu.

Jangan lupa juga untuk membeli frame lifter yang berguna untuk melonggarkan frame pada sarang. Dalam proses pemanenan, dibutuhkan juga pisau pembuka untuk melepaskan sarang yang menempel pada frame. Sebagai tambahan, bisa juga membeli ekstraktor untuk mengekstrak madu dari sarangnya dengan lebih mudah.

4. Persiapkan Koloni Lebah

Setelah semuanya sudah disiapkan, maka selanjutnya adalah mencari koloni untuk dibiakkan. Dalam komunitas lebah, ada tiga peran dasar yang terdiri dari ratu, drone, dan pekerja. Ratu adalah pemimpin dari koloni dan drone adalah lebah jantan yang akan mengawini ratu. Sementara pekerja, berguna untuk menetaskan telur serta memproduksi madu.

Jika ingin mendapatkan koloni lebah yang sudah teruji dan tidak membawa penyakit, maka bisa membeli langsung dari peternak lebah lokal. Sebenarnya lebah di alam liar bisa juga diternakkan. Tetapi, lebah-lebah liar biasanya genetiknya tidak terlalu bagus dan madu yang dihasilkan tidak terlalu baik.

5. Tempatkan Lebah Pada Sarangnya

Tempatkan lebah pada sarang yang sudah disiapkan. Gunakan royal jelly atau campuran air gula untuk menarik perhatian lebah. Setelah semua lebah masuk. Tutup sarang dan biarkan lebah berkembangbiak. Setelah beberapa minggu, lebah akan mulai mencari makanan sendiri. Jadi, sebisa mungkin tanam bunga di sekitar peternakan agar lebah mendapat suplai makanan.

Demikian tadi 5 cara ternak lebah madu di pekarangan rumah yang bisa dicoba. Jika sekiranya sudah masuk masa panen, madu bisa langsung diambil dan simpan dalam wadah tertutup. Madu asli yang masih murni bisa dijual dengan harga yang cukup mahal.

Tinggalkan komentar

error: Content is protected !!