Pahami 5 Analisa Usaha Ternak Kambing Pakan Fermentasi Khusus Bagi Pemula!

Belajar Ternak – Usaha di bidang peternakan pada masa pandemi memang menjanjikan. Apalagi peternakan hewan yang bisa dikonsumsi seperti kambing. Berdasarkan analisa usaha ternak kambing pakan fermentasi, usaha ini terbilang mudah dan bisa mendapatkan untung yang lumayan. Berikut ini hasil analisa dari usaha kambing dengan menggunakan pakan fermentasi:

5 Analisa Usaha Ternak Kambing Pakan Fermentasi

analisa usaha ternak kambing pakan fermentasi

1. Modal Beli Kambing Anakan

Langkah awal saat menjadi peternak kambing yaitu bisa memilih anak kambing yang berkualitas. Kambing yang berkualitas bisa dilihat dari kesehatannya. Seperti suhu tubuh normal, nafsu makannya tinggi, tidak lemah, dan postur tubuhnya bagus. Hal ini penting, kalau salah memilih pasti kambing tersebut rawan mati. Akhirnya modal uang yang dikeluarkan jadi sia-sia.

Berdasarkan hasil modal analisa harga untuk kambing anakan yaitu berkisar Rp 600.000 per ekor. Bagi pemula disarankan untuk membeli 5 ekor kambing anakan dulu, yaitu 2 anak kambing jantan dan 3 kambing betina. Jika di total, modal awal yang harus disediakan yaitu Rp 3.000.000 untuk membeli anakan kambing.

2. Modal Untuk Pakan Kambing

Modal yang harus dikeluarkan oleh peternak yang paling besar yaitu pada modal untuk pemberian pakan. Namun beberapa peternak di pedesaan tidak membutuhkan modal besar karena pakannya bisa dicarikan sendiri dari rumput-rumput sekitar. Namun bagi peternak yang kesulitan mencari rumput, akan memakai makanan pabrikan.

Selain itu, makanan pabrikan dinilai memiliki banyak manfaat, seperti kambing cepat gemuk, kebal dari penyakit, bau kotoran kambing bisa diminimalisir, dll. Namun, dianjurkan untuk memberikan pakan hijau-hijauan juga dan pakan fermentasi.

Menurut analisa usaha ternak kambing pakan fermentasi bahwa modal untuk membeli pakan pabrikan jenis konsentrat yaitu sekitar Rp 150.000 untuk 5 kambing per bulannya. Perlu dikalikan 5 bulan hingga kambing bisa dipanen. Maka modal untuk pakan kambing selama 6 bulan yaitu Rp 900.000. Masih cukup terjangkau.

3. Modal Pembuatan Kandang

Sebagai seorang peternak, perlu juga menyediakan kandang yang sesuai dengan kapasitas kambing. Modal yang perlu dikeluarkan bagi peternak untuk membuat kandang yaitu berkisar Rp 1.000.000 – 1.500.000. Harga segini, cukup untuk 5 kambing. Tambahkan juga biaya sewa lahan jika tidak punya lahan sendiri.

Pembuatan kandang kambing tidak boleh asal-asalan. Karena, kandang yang sesuai membuat kambingnya nyaman dan tidak terkena penyakit. Salah satu ciri yang baik yaitu, pengaturan pembuangan kotoran yang baik. Sistem yang baik yaitu bisa memisahkan antara urin kambing dan BAB kambing.

Selain itu, ada tempat tersendiri untuk makanan kambing dan selalu rutin dibersihkan. Kandang kambing seharusnya menghadap ke selatan atau utara. Supaya kambing bisa terkena sinar matahari yang cukup.

4. Modal Perawatan Kambing

Hal yang tidak boleh terlewatkan saat menjalankan usaha ternak kambing yaitu perawatan. Hal ini penting karena perawatan yang rutin dan benar bisa membuat kambing berumur panjang dan tumbuh dengan baik.

Perawatan kambing seperti pemberian vitamin secara rutin, pemberian vaksinasi supaya terhindar dari jamur, bakteri, dan penyakit lain, pembersihan kambing dengan memandikannya, dll.

Modal yang dibutuhkan untuk perawatan kambing dari awal hingga panen yaitu Rp 1.000.000. Uang ini cukup untuk membeli berbagai vitamin ataupun vaksin untuk kambing. Namun, jika sudah memakai dokter hewan, maka biaya ini tidak akan cukup.

5. Proyeksi Harga Jual Kambing

Namanya usaha ternak kambing, pasti tujuannya yaitu untuk dijual lagi ke pembeli supaya bisa dapat untung. Salah satu faktor terpenting yaitu harga jual kambing harus ditentukan. Kisaran harga jual kambing yaitu berkisar 2,5 sampai 3 jutaan. Tergantung momen dan harga pasar.

Jika sebelumnya ada 5 kambing maka bisa memperoleh omzet Rp 15.000.000. Sebelumnya disarankan kalau membeli 2 jantan dan 2 betina. Hal ini bertujuan supaya kambing tersebut bisa berkembang biak. Sehingga kedepannya peternak tidak perlu lagi membeli kambing anakan lagi.

Demikian 5 analisa usaha ternak kambing pakan fermentasi yang perlu dipertimbangkan. Siapkan mental dan bekal lainnya supaya bisa sukses dalam bisnis ini. Karena pesaing dalam usaha kambing ini sudah banyak, jadi perlu banyak inovasi dan pemasaran yang baik pula.

Tinggalkan komentar

error: Content is protected !!