Ini Adalah Gaji UMR Tebing Tinggi Terbaru

Bangmamad.com – Perbedaan gaji antara pekerja bisa dipengaruhi oleh beberapa faktor, seperti tingkat posisi, pengalaman kerja, lama bekerja, sampai beban pekerjaan yang pikul. Perlu bagi perusahaan untuk memastikan bahwa pekerja mereka menerima upah yang sesuai dengan kemampuan dan pengalaman kerja yang dimiliki oleh setiap karyawan yang diperkerjakan.

mengenai dengan penyerahan gaji bagi buruh, perusahaan di Indonesia juga bisa memperhitungkan satu faktor lain yang tidak kalah berguna dari kemampuan pekerja dan pengalaman kerja. Para direktur perusahaan juga dapat mengetahui Upah Minimum Regional (UMR) yang berlaku di daerah mereka masing-masing. Misalnya saja untuk perusahaan yang beralamat di Tebing Tinggi, penetapan upah harus berbasis gaji UMR Tebing Tinggi.

Apa itu UMR? UMR merupakan standar nominal upah terendah yang diberlakukan oleh pemerintah. Nilai UMR dari Pemerintah wajib jadi pemberlakukan untuk perusahaan agar dapat menetapkan gaji calon pegawai. Alasan utama dari pemberlakuan UMR adalah untuk memastikan para karyawan dapat memperoleh gaji yang layak daripada pekerjaan yang mereka lakukan. Oleh karena itu, hal tersebut bisa mencegah adanya perusahaan yang sesuka hati dalam memberikan upah.

Jumlah UMR yang berlaku di setiap daerah berbeda-beda. Hal tersebut dipengaruhi karena rumusan penetapan UMR yang dinilai oleh Pemerintah dipengaruhi oleh dana hidup di suatu tempat. Semakin tinggi biaya hidup di satu wilayah, maka akan semakin tinggi juga nilai UMR yang berlaku di wilayah itu. Dengan Gaji UMR yang tinggi, pemerintah bisa menjamin kelangsungan buruh suatu tempat
tersebut.

Bentuk dan bagian dalam UMR

Sebutan UMR diperkenalkan sejak tahun 1997. UMR pertama kali muncul pada Peraturan Pemerintah No.12 Tahun 1997 dan aturan kelanjutan mengenai UMR dibahas secara lengkap di Peraturan Menteri Tenaga Kerja Nomor: PER-01/MEN/1999 tentang Upah minimum. UMR dikelompokkan menjadi empat bagian, yaitu:

  • Upah Minimum Regional Bagian I, yang kemudian dikenal dengan istilah Upah Minimum Provinsi (UMP)
  • Upah Minimum Regional Tingkat II, yang kemudian dikenal dengan istilah Upah Minimum Kabupaten atau Kota (UMK)
  • Upah Minimum Sektoral Regional Bagian I, yang kemudian dikenal dengan istilah Upah Minimum Sektoral Provinsi (UMSP).
  • Upah Minimum Sektoral Regional Bagian II, yang kemudian dikenal dengan istilah Upah Minimum Sektoral Kabupaten atau Kota (UMSK).

Pihak yang bertanggung jawab atas penetapan UMR yang berlaku adalah Dewan Pengupahan Daerah (DPD). Lembaga Pemerintahan ini berfungsi untuk melakukan survey atas keperluan karyawan pada suatu wilayah dengan berlandaskan pada angka Kehidupan Hidup layak (KHL).

Ada 3 model yang terdapat dalam UMR. Model pertama adalah Upah Pokok, yaitu imbalan dasar yang dibayarkan oleh perusahaan kepada karyawan nya yang nilainya telah disepakati dalam kontrak kerja yang dikeluarkan. Bagian 2 adalah tunjangan tetap, seperti THR, asuransi Kesehatan, dan lain sebagainya. Komponen ketiga dalam UMR adalah tunjangan tidak tetap seperti tunjangan transportasi dan bonus pencapaian.

Gaji UMR Tebing Tinggi dari Waktu ke Waktu

Pemberlakuan gaji diatur setiap tahun lewat proses yang panjang. Awal-awal Dewan Pengupahan Daerah (DPD) yang terdiri dari birokrat, akademisi, pegawai dan pengusaha mengadakan rapat, membentuk tim survei dan turun ke jalanan mencari info harga sejumlah kebutuhan yang dibutuhkan oleh pekerja dan buruh. Setelah survey di beberapa tempat dalam provinsi tersebut yang dirasa mewakili, kemudian diperoleh nilai Kebutuhan Hidup Layak (KHL) – dulu disebut Kebutuhan Hidup Minimum (KHM). Berdasarkan KHL, DPD mengusulkan upah minimum regional (UMR) kepada Gubernur untuk diberlakukan. Model kebutuhan hidup layak dipakai untuk dasar penetapan upah minimum berdasarkan kebutuhan hidup karyawan jomblo (belum menikah).

Ketentuan gaji UMK dan UMR di Tebing Tinggi dan setiap wilayah

Pemberian upah UMK dan UMR untuk para pegawai di setiap wilayah telah diatur dalam UU Ketenagakerjaan Nomor 13 Tahun 2003 yang berfungsi bagi setiap badan usaha, PT maupun CV dengan minimal pekerja berjumlah sepuluh orang.

Dasar penetapan upah UMR dan UMK untuk pekerja

Sebelum memutuskan memberikan upah pegawai, maka dilakukan riset atau penelitian terlebih dahulu agar kedua belah pihak tidak terjadi salah paham dan dapat bekerja sama. Riset kecocokan gaji ini untuk keperluan tempat berteduh, pendidikan, transportasi, sandang, pangan dan kesehatan.

Spesifikasi upah UMR

Menurut pemberlakuan pemerintah nomor tujuh tahun 1990 tertulis bahwa upah UMR dibagi dalam 3 tipe, adalah:

  • Gaji pokok syaratnya dengan meninjau dari aspek kedudukan ataupun profesi yang sudah disepakati bersama antara pengusaha dengan karyawan.
  • Bantuan utama berasal dari perusahaan, yang umumnya diberikan kepada pegawai yang sudah berumah tangga. Misalnya tunjangan untuk anak dan istri.
  • Bantuan di luar upah utama, seperti cost makan karyawan. Umumnya dihitung secara per hari atau per minggu.

Sekarang, upah UMR Tebing Tinggi tahun 2021 sudah menyentuh angka Rp 4.276.349. Kenaikan pesat dari upah UMR Tebing Tinggi tahun sebelumnya itu diharapkan membuat para pegawai tidak hanya dapat mencukupi kebutuhan hidup sehari-hari, tapi juga dapat disisihkan sebagai tabungan asalkan dikelola dengan baik dan matang

Gunakanlah prinsip 40-30-20-10 agar bisa mengelola keuangan. 40% dari pendapatan dipakai untuk keperluan pokok, seperti makan, minum, dan transportasi. Jika memiliki cicilan, upayakan jangan sebesar 30% dari gaji. Simpanan diambil dari 20% gaji yang didapatkan. Sisihkan 10% dari gaji untuk beramal. Dengan menggunakan prinsip tersebut, menabung bukan lagi menjadi sesuatu yang mustahil meskipun penghasilan hanya sebesar UMR.

Kegiatan menabung juga akan semakin halal apabila dipercayakan kepada Bank Syariah. Dengan segala kemudahan transaksi yang ada, menyimpan terasa lebih nyaman dan aman. Selain itu, ada banyak keuntungan yang bisa didapat dari menabung di Bank Syariah. Demikian untuk artikel kali ini, terimakasih.